Senin, 03 Mei 2010

Fungisida Organik


FUNGIDOR 50 EC (FUNGISIDA)

SPESIFIKASI FUNGIDOR 50 EC

Nama Produk : FUNGIDOR 50 EC
Golongan : PESTISIDA
Formulasi : EC ( Emulsifiable Concentrates)
Formulator : CV. BIMAS
Bahan Aktif : GENOL DIRACHTIN 50 Gr/ltr
Komposisi : BAHAN AKTIF, PEMBAWA, PEMBASAH, PERATA,
PENEMBUS STABILISER
Cara Kerja : KONTAK DAN SISTEMIK
Sifat : HANGAT
Dosis Aplikasi : 0,2-0,3 ml/ltr ( 30-50 ml/tangki 15 ltr)
Kemasan : 500ml, 250ml, 100ml dan curah

SEKILAS FUNGIDOR 50 EC

Fungidor 50 EC merupakan fungisida berbentuk organic yang berbentuk cairan emulsi pekat yang berwarna coklat kekuningan yang dapat diemulsikan dengan air. Baham aktif dalam fungisida ini adalah genol dirachtin 50% serta tambahan bahan aktif lain. Genol dirachtin bekerja secara kontak dan sistemik dengan menginfeksi jamur pathogen sehingga jamur pathogen tidak bisa berkembangdan akhirnya mati. Fungisida ini juga tidak menyebabkan resistensi atau kekebalan. Diketahui bahwa cendawan atau jamur mempunyai system pertahanan yang berlapis atau lebih baik dibanding penyakit lain.

Jamur yang terkena semprot senyawa fungisida akan cepat mati tetapi spora yang terlindungi mycelium sullit ditembus sehingga akan melahirkan generasi baru yang kebal karena dari spora ini memproduksi senyawa kimia untuk menetralisir cairan asing yang menempel. Dari sekian banyak penyakit, penyakit cendawan yang paling cepat kebal.

Fungidor tidak menyebabkan jamur pathogen menjadi kebal karena bahan aktifnya terbuat dari minyak tanaman dikombinasikan dengan senyawa organic lain dari unsure mikro. Sifatnya yang hangat mampu membatasi perkembangbiakan jamur. Jamur pathogen akan sulit berkembang karena suhu dan kelembaban tidak mendukung yang akhirnya akan mati dengan sendirinya. Fungidor mampu mengontrol suhu kelembaban lingkungan sekitar tanaman. Lingkungan yang hangat dan tidak terlalu lembab merupakan halangan bagi jamur pathogen untuk berkembang. Pemberian lewat kocoran juga menjaga suhu tanah tetap stabil. Disamping tanaman akan mencukupi unsure mikronya (2 unsure). Kelebihan dosis dari fungisida ini menyebabkan tanaman keracunan. Agar terhindar dari hal tersebut disarankan mengikuti petunjuk aturan pakai.
CARA KERJA FUNGIDOR 50 EC

Bahan aktif fungidor 50 EC bekrja sama secara kontak dan sistemik jamur/ cendawan pathogen yang terkena semprot akan mengalami stagnasi dulu, beberapa saat kemudian racunnya akan pelan-pelan masuk ke dalam jaringan sampai menembus spora. Rasa hangat yang dimiliki fungidor membuat spora tidak bisa berkembang karena spora inilah yang menjadi titik tumbuhnya cendawan/ jamur.
Fungidor juga dapat menstabilkan suhu tanah sekitar tanaman asetil egenol dalam fungidor sebagai sebagi senyawa kimia juga efektif menekan pupulasi bakteri.

PETUNJUK PENGGUNAAN

No Nama penyakit Dosis formulasi Keterangan
1 Bercak daun, busuk buah, busuk daun. 20-30 ml/ tangki Penyemprotan volume tinggi dimulai pada saat terlihat gejala serangan dan diulang setiap 5 hari atau menyesuasikan intensitas serangan. Bisa digunakan sebagai preventif atau kuratif.
2 Busuk tandan, busuk umbi, kudis, akar putih 20-30 ml/ tangki
3 Bercak ungu, karat daun, rebah batang, fusarium oxyporum 20-30 ml/ tangki
4 Embun tepung, kanker garis, berpilin, busuk batang bawah 20-30 ml/ tangki
5 Cacar daun, akra gada, penyakit kuning 20-30 ml/ tangki

KEUNGGULAN FUNGIDOR 50 EC

1. Tidak menyebabkan resistensi/ kebal.
2. Ramah lingkungan karena tidak persisten dalam tanah dan non residu.
3. Mengandung unsure mikro terutama Mn dan Zn.
4. Menghasilkan produk dengan kualitas dan kuantitas yang optimal.
5. Meminimalisir pemakaian bahan yang tidak dapat diperbaharui.
6. Dapat dicampur dengan insektisida, Zpt
7. Mendukung system pertanian organic
8. Dapat mengupayakan kesuburan tanah secara lestari.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar